Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u1576178/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Pengantar Penulisan Skenario film

Judul:

Pengantar Penulisan Skenario Film

Penulis: Suharmono dan Senoaji Julius

Penerbit : Oceania Press

Jumlah Halaman: 84

Ukuran : 14 x 20,5 cm

Harga : Rp. 60.000

ISBN : 978-602-0728-55-1

Pemesanan: e-mail: oceaniapress@gmail.com/ WA:081232972949

Sinopsis:

Apa itu skenario film? Apa fungsinya? Bagaimana menemukan sebuah gagasan? Bagaimana merumuskan sebuah gagasan menjadi sebuah cerita? Bagaimana agar ceritamu tidak lagi kemana-mana? Apa itu premise, controlling idea, counter idea? Apa saja lima peristiwa cerita? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu akan terjawab dalam buku kecil ini. 

Lebih jauh buku ini membahas pentingnya story sebagai pondasi suatu cerita. Story yang menentukan bagus tidaknya suatu produk seni dalam berbagai medium: cerpen, novel, naskah drama, maupun skenario film. Dengan demikian buku ini tidak hanya menjadi sandaran menulis skenario film, tetapi semua produk seni yang menggunakan story. Bagi seorang penulis kreatif, mempelajari story adalah keharusan sebelum belajar urusan teknik dan teknis.  

Buku ini dapat menjadi rujukan bagi para pembelajar yang ingin mengenal dan mendalami skenario film maupun mahasiswa yang menempuh matakuliah skenario film khususnya dalam mendalami dasar-dasar penulisan skenario film. Cakupan di dalam buku ini meliputi: substansi, struktur, dan gagasan yang merupakan langkah awal dalam menulis skenario film. Materi disajikan dalam 6 bab yang berurutan. 

Bancah Birunguik Si Anak sombong

Judul : Bancah Birunguik Si Anak Sombong

ISBN: 978-602-0728-31-5

Pengarang: Toti Srimulyati, Satya Gayatri, Yuhandri

Ringkasan:

Buku ini berisi cerita anak bergambar yang diangkat dari cerita-cerita rakyat dari nagari Minangkabau. Mengandung berbagai nilai yang memberikan pengajaran bagi anak khusunya usia sekolah dasar.

Hikayat Negeri buton dalam Perspektif Fakta , Fiksi , dan Fungsi

 

Judul buku : Hikayat Negeri buton dalam Perspektif Fakta , Fiksi , dan Fungsi

Penulis : La Ode Taalami

Penerbit : Oceania Press

Jumlah Halaman: xx+ 490 hlm

Ukuran : 14 x 20,5 cm

Harga : Rp. 150.000

ISBN : 978-602-73713-2-3

Buku yang berjudul Hikayat Negeri Buton Jalinan Fakta, Fiksi, dan Fungsinya Bagi Masyarakat merupakan pengembangan dari tulisan naskah disertasi yang diberi judul “Hikayat Negeri Buton Analisis Jalinan Fakta dan Fiksi dalam Struktur Hikayat dan Fungsinya, Serta Edisi Teks” yang, ditulis sebagai salah satu syarat dalam rangka memperoleh gelar Doktor dalam bidang Ilmu Sastra pada Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran Bandung. Kecuali itu, keberadaan disertasi ini juga dimaksudkan sebagai bentuk “pencarian‟ dalam upaya menemukan “kebenaran ilmu pengetahuan”, khususnya dalam bidang ilmu sastra (filologi), sekaligus sebagai instrumen enkulturasi sistem nilai, moral, dan ilmu pengetahuan, dan kebudayaan pada umumnya.

Menggantang Kesetaraan:Sebuah Antologi Gender dan Kehidupan

Judul buku : 

Menggantang Kesetaraan: Sebuah Antologi Gender dan Kehidupan

Penulis : 

Ayusia Sabhita Kusuma, dkk

Penerbit : Oceania Press

Jumlah Halaman: 154

Ukuran : 14 x 20,5 cm

Harga : Rp. 80.000

ISBN : 978-602-0728-54-4

Pemesanan: e-mail: oceaniapress@gmail.com/ WA:081232972949

Sinopsis Singkat :

Buku ini berisi 10 cerpen karya dosen dan mahasiswa Unsoed ini, yang mengajak berpetualang ke sejumlah tempat di dunia, baik yang bersifat nyata ataupun fiktif. Petualangan yang seru dan dinamis untuk menelisik pemikiran para penulis yang sangat luar biasa. Mulai dari pemikiran-pemikiran dan pertanyaan-pertanyaan kritis seputar nilai-nilai individu, keluarga, komunitas, bahkan hingga negara. Nilai-nilai tersebut sangat berkaitan dengan sejumlah isu yang sifatnya personal, komunal, hingga kenegaraan. Perkawinan, relasi perempuan dan laki-laki, serta kehamilan dan seputar diskursus kodrat serta peran sosial dalam berumah tangga menjadi warna yang sangat kental dalam sejumlah cerpen yang disajikan,

Buku ini hasil proses kreatif di ruang kelas Studi Gender dalam Hubungan Internasional. Buku ini mencoba berinovasi dengan memilih menuangkan gagasan dalam bentuk cerita fiksi walaupun mayoritas dari para penulis belum memiliki pengalaman dalam bidang ini. Para penulis dibebaskan untuk memotret permasalahan gender dalam kehidupan manusia. Imajinasi dan kepekaan terhadap isu gender dalam kehidupan manusia menghasilkan beragam rasa yang dituangkan dalam cerita-cerita yang mengambil tema diskriminasi berbasis ras dan gender, gender dan keamanan, ketidakadilan gender dalam struktur sosial, female genital mutilation, stereotipe gender, marginalisasi perempuan, subordinasi gender, relasi gender, dll.

 

Kaindea: Adaptasi Masyarakat Adat dalam Pengelolaan Hutan Di Pulau-Pulau Kecil

Judul: Kaindea: Adaptasi Masyarakat Adat dalam Pengelolaan Hutan Di Pulau-Pulau Kecil

Penulis : Nur Arafah

Editor : Sumiman Udu

Jumlah Halaman: xiv+ 180 hlm; 14 x20,5cm

Penerbit : Oceania Press bekerjasama dengan Pusat Studi Sains, Budaya, Pariwisata, dan Humaniora Indonesia

ISBN : 978-602-73713-3-0

Sinopsis:

Kajian pengelolaan hutan dan eksistensi masyarakat lokal dalam perubahan sosial budaya, ekonomi, dan demografi terhadap kelestarian sumberdaya hutan tetap menjadi isu yang menarik di tingkat lokal, nasional maupun global. Secara gobal, isu-isu kehutanan lebih dikaitkan dengan perdagangan karbon, pelestarian keanekaragaman hayati dan perubahan iklim, dan di tingkat nasional lebih menyoroti potensi ekonomi dan kemiskinan masyarakat sekitar hutan.


Pada tingkat lokal, antara isu konservasi dengan pemanfaatan lokal sumberdaya, hutan lebih mendapat perhatian serius. Hal ini terkait dengan banyaknya konflik tentang pengelolaan sehingga melahirkan perubahan paradigma pembangunan kehutanan yang berbasis masyarakat lokal. Paradigma negara berbasis masyarakat, yaitu; sentralistik ke desentralisasi; dari gagasan modern, state based dan ilmiah ke gagasan tradisional, community based, dan dianggap magis; berbasis kayu ke pengelolaan seluruh ekosistem, dari pembangunan berbasis ekonomi ke pembangunan integrasi ekonomi, ekologi, dan sosial budaya yang berbasis kesejahteraan dan kelestarian ekosistem.

Buku ini berfokus membahas bagaimana hubungan antara perubahan lingkungan dan respon masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya hutan Kaindea sebagai strategi adaptasi. Hal ini berkaitan dengan keberadaan Kaindea yang masih tetap eksis sejalan dengan perkembangan masyarakat di Pulau Wangi-Wangi yang tentu saja berhubungan erat dengan perubahan lingkungan. Perubahan lingkungan dimaksud adalah tekanan penduduk, perubahan ekonomi dan dinamika politik.


Dengan demikian, persolan penting yang dijawab adalah (a) mengapa Kaindea menjadi pilihan adaptasi masyarakat dalam pengelolaan hutan di Pulau Wangi-Wangi, (b) bagaimana wujud pengaturan pengelolaan Kaindea sebagai strategi adaptasi dalam merespon perubahan lingkungan, dan (c) bagaimana pengaturanpengelolaan berimplikasi terhadap kinerja dan kelestarian Kaindea. Perubahan lingkungan dan wujud respon masyarakat sebagai strategi adaptasi dalam pengaturan sistem pengelolaan Kaindea; dan mengkaji implikasi pengaturan sistem pengelolaan terhadap kinerja dan kecenderungan kelestarian hutan Kaindea menjadi tujuan utama yang akan dibahas dalam buku ini.


Buku ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi pengelolaan Kaindea khususnya dan pengelolaan hutan berbasis masyarakat secara berkelanjutan di pulau-pulau kecil; dan menghasilkan implikasi teori-metodologi yang berkaitan dengan adaptasi ekologi budaya pada pengelolaan sumberdaya hutan di pulau-pulau kecil.

Inovasi Desa Wisata Menuju Power Society Wakatobi – Indonesia

Ringkasan:

Inovasi pengembangan modal budaya dan modal sosial, inovasi produk wisata dan inovasi strategi pengembangan desa wisata yang ada di Wakatobi merupakan aspek penting dalam pengembangan desa-desa wisata yang ada di Wakatobi. Kekuatan pariwisata Wakatobi akan ditentukan oleh partisipasi masyarakat desa, sehingga pengembangan desa-desa wisata yang dikelola secara terintegrasi, akan memberikan kesiapan Wakatobi dalam mendukung pengembangan sepuluh destinasi unggulan Indonesia.

 

Buku yang ditulis menggunakan multiparadigma ini mengemukakan satu desain inovasi untuk memecahkan masalah modal kultural dan modal sosial, inovasi produk, dan inovasi strategi pengembangan desa-desa wisata yang ada di kabupaten Wakatobi. Kombinasi paradigma ini, mengakses seluruh data yang dibutuhkan, misalnya data sosial kultural kelompok sadar wisata yang menggunakan paradigma etnografis dan penguatan kelembagaan yang menggunakan paradigma partisipatif sehingga dapat dikombinasikan dengan berbagai kepentingan desa wisata, wisatawan, industri dan lembaga keuangan dapat bersinergis dalam satu model kelembagaan pariwisata Wakatobi yang lebih besar.

 

 

Penulis: Sumiman Udu

ISBN: 978-602-0728-04-9

Penerbit: Oceania Press

Halaman:  xiv+342 hlm

Harga: Rp. 80.000

Ukuran: 14 x 20,5 cm

Pemesanan:

oceaniapress@gmail.com

Nilai‐Nilai Kehidupan Masyarakat Buton: Sumbangan Kabanti Ajonga Yinda Malusa untuk Revolusi Mental Indonesia

Untuk pertama kalinya, sebuah naskah klasik Buton yang penuh dengan ajaran moral, keagamaan, dan sampai batas tertentu, catatan sejarah, diterbitkan. Naskah Kabanti Ajonga Yinda Malusa (KAYM), yang dipaparkan dalam buku ini, kini hadir di hadapan pembaca Indonesia, khususnya masyarakat Buton. Saya katakan demikian, kerena sejauh penelusuran kepustakaan yang saya lakukan, inilah buku yang pertama yang menyajikan alih aksara naskah KAYM kepada pembaca modern masa kini dengan memakai pendekatan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan, khususnya dari perspektif ilmu filologi. Hasilnya: sepanjang 1347 canto (baint) KAYM yang semula ditulis dalam huruf Arab-Melayu (Jawi) oleh ulama patron Istana Wolio, Haji Abdul Ganiu, pada akhir abad 18, kini dapat dinikmati oleh pembaca masa kini dalam versi Latin dalam Bahasa Wolio dan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia. Alih aksara KAYM yang terdapat dalam buku ini sendiri didasarkan atas salinan teks ini yang dilakukan oleh mantan sekretaris Istana Buton, Abdul Mulku Zahari, tahun 1974. Hal ini menunjukkan perjalanan sejarah panjang teks KAYM yang kerena isinya yang penting, tampaknya terus diapresiasi secara aktif oleh masyarakat Buton (terbukti dengan penyalinan terhadap teks ini yang berterusan dari generasi ke generasi di Buton) sejak ia diciptakan pada pertengahan abad ke-19.

Dr. Suryadi, MA Universiteit Leiden, Belanda Oceania Press 2022