Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u1576178/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Pengantar Produksi Film

Judul:

Pengantar Produksi Film

Penulis:

Winda Pramesti & Yusmita Akhirul Latif

Penerbit : Oceania Press

Jumlah Halaman: 74

Ukuran : 14 x 20,5 cm

Harga : Rp. 80.000

ISBN : 978-602-0728-65-0

Pemesanan: e-mail: oceaniapress@gmail.com/ WA:081232972949

Sinopsis:

Buku Pengantar Produksi Film ini ditujukan kepada pembaca yang ingin mendalami dasar-dasar produksi film. Buku berisi rangkuman materi ajar, contoh-contoh lembar kerja (worksheet) dan juga latihan soal. Lembar kerja yang terdapat dalam buku biasanya dikerjakan oleh Production Assisten, dan Unit Manager. Buku diharapkan dapat menjadi sebuah tuntunan terstruktur yang dapat dijadikan panduan untuk memudahkan pembaca khususnya mahasiswa mengenal produksi film dan mengerjakan lembar kerja dalam produksi film.

Cerdas Wakatobi: Cerita Destinasi Wisata

Judul:

Cerdas Wakatobi: Cerita Destinasi Wakatobi

Penulis:

Sumiman Udu, dkk.

Penerbit : Oceania Press

Jumlah Halaman: 210

Ukuran : 15 x 21 cm

Spesifikasi: Hard Cover, Isi Art Paper 150gr

ISBN : 978-602-0728-63-6 (cetak)

978-602-0728-64-3 (PDF)

Pemesanan: e-mail: oceaniapress@gmail.com/ WA:081232972949

Sinopsis: 

Guna mewujudkan harapan tersampaikannya informasi berbagai keindahan kekayaan alam Wakatobi, berbagai keunikan dari peninggalan sejarah, karya seni-budaya dan produk ekonomi kreatif kepada masyarakat dunia internasional dan nasional maka diperlukan adanya sebuah buku pegangan wisatawan dan masyarakat. Dalam konteks itulah, buku yang ada ditangan saudara ini hadir. Buku Cerdas Destinasi Wakatobi ini memberikan pengetahuan dan gambaran mengenai berbagai keindahan kekayaan alam Wakatobi, berbagai keunikan dari peninggalan sejarah, karya seni-budaya dan produk ekonomi kreatif yang telah menjadi objek wisata di Kabupaten Wakatobi.

Download e-book

Isu-isu Nontradisional

Judul:

Isu-Isu Nontradisional dalam Hubungan Internasional

Penulis:

Kholifatus Saadah, dkk.

Penerbit : Oceania Press

Jumlah Halaman: 200

Ukuran : 15,5 x 23 cm

Harga : Rp. 100.000

ISBN : 978-602-0728-62-9

Pemesanan: e-mail: oceaniapress@gmail.com/ WA:081232972949

Sinopsis: 

Pergeseran agenda dan rujukan keamanan paska Perang Dingin lebih memberi perhatian pada kelangsungan hidup dan kesejahteraan entitas individu, komunitas, dan masyarakat baik di tingkat domestik maupun internasional karena dampak destruktif ancaman lintas batas. Tantangan dan ancaman-ancaman baru yang kompleks paska Perang Dingin mendorong munculnya konsep-konsep baru yang menggeser konsep keamanan nasional dan tradisional dalam kajian keamanan yaitu salah satunya, keamanan nontradisional. Keamanan nontradisional ini menyoroti isu-isu nonmiliter seperti degradasi lingkungan, pandemi, pengungsi, perlindungan satwa, kejahatan transnasional, dan sebagainya yang relevan untuk dikaji dalam kajian Hubungan Internasional karena sifatnya yang lintas batas. Mengingat sebagian besar ancaman keamanan nontradisional bersifat transnasional dan seringkali sumber daya maupun kapasitas negara cukup terbatas dalam penanganan, maka penting juga untuk dilihat bagaimana para aktor melakukan kerja sama-kerja sama internasional dalam menangani ancaman-ancaman keamanan nontradisional tersebut.
Buku ini hadir untuk sedikit menambahkan warna dalam kajian Keamanan dalam Hubungan Internasional di Indonesia. Akan tetapi, kompleksitas dan beragamnya isu, aktor, maupun konteks penanganan tentu saja tidak bisa kami elaborasi secara menyeluruh. Melalui beberapa tulisan dalam buku ini, kami harap dapat membantu memperluas dan memperdalam pemahaman kita tentang keamanan, agar kita juga dapat memainkan peran lebih besar untuk memastikan dan menyediakan keamanan kita sendiri. Mengutip pernyataan bijak Nelson Mandela, “safety and security don’t just happen, they are the result of collective consensus and public investment. We owe our children, the most vulnerable citizens in our society, a life free of violence and fear”.