Judul:
Isu-Isu Nontradisional dalam Hubungan Internasional
Penulis:
Kholifatus Saadah, dkk.
Penerbit : Oceania Press
Jumlah Halaman: 200
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Harga : Rp. 100.000
ISBN : 978-602-0728-62-9
Pemesanan: e-mail: oceaniapress@gmail.com/ WA:081232972949
Sinopsis:
Pergeseran agenda dan rujukan keamanan paska Perang Dingin lebih memberi perhatian pada kelangsungan hidup dan kesejahteraan entitas individu, komunitas, dan masyarakat baik di tingkat domestik maupun internasional karena dampak destruktif ancaman lintas batas. Tantangan dan ancaman-ancaman baru yang kompleks paska Perang Dingin mendorong munculnya konsep-konsep baru yang menggeser konsep keamanan nasional dan tradisional dalam kajian keamanan yaitu salah satunya, keamanan nontradisional. Keamanan nontradisional ini menyoroti isu-isu nonmiliter seperti degradasi lingkungan, pandemi, pengungsi, perlindungan satwa, kejahatan transnasional, dan sebagainya yang relevan untuk dikaji dalam kajian Hubungan Internasional karena sifatnya yang lintas batas. Mengingat sebagian besar ancaman keamanan nontradisional bersifat transnasional dan seringkali sumber daya maupun kapasitas negara cukup terbatas dalam penanganan, maka penting juga untuk dilihat bagaimana para aktor melakukan kerja sama-kerja sama internasional dalam menangani ancaman-ancaman keamanan nontradisional tersebut.
Buku ini hadir untuk sedikit menambahkan warna dalam kajian Keamanan dalam Hubungan Internasional di Indonesia. Akan tetapi, kompleksitas dan beragamnya isu, aktor, maupun konteks penanganan tentu saja tidak bisa kami elaborasi secara menyeluruh. Melalui beberapa tulisan dalam buku ini, kami harap dapat membantu memperluas dan memperdalam pemahaman kita tentang keamanan, agar kita juga dapat memainkan peran lebih besar untuk memastikan dan menyediakan keamanan kita sendiri. Mengutip pernyataan bijak Nelson Mandela, “safety and security don’t just happen, they are the result of collective consensus and public investment. We owe our children, the most vulnerable citizens in our society, a life free of violence and fear”.


