Judul:
MEMERDEKAKAN HAMBA SAHAYA:
Perlawanan Nan Tak Kunjung Padam Petani di Pasaman Barat
Penulis:
Zaiyardam
Kurnia Warman
Selfi Mahat Putri
Septi Utami
Sitti Ba’itsati Dzakiyah
Editor:
Suharmono
Penerbit :
Oceania Press
Jumlah Halaman: 464
Ukuran : 16 x 24 cm
Harga : Rp. 200.000
ISBN : dalam proses
Pemesanan: e-mail: oceaniapress@gmail.com/ WA:081232972949
Sinopsis:
Melalui rangkaian studi kasus di Nagari Kapa, Air Bangis, Kinali, dan Aia Gadang, buku ini menunjukkan bahwa perlawanan masyarakat bukanlah tindakan kriminal, bukan pula ekspresi anarkisme, melainkan bentuk pembelaan diri yang sah, rasional, dan manusiawi. Perlawanan ini berakar pada keyakinan mereka atas hak adat, hak ulayat, serta keadilan yang dijamin oleh hukum negara maupun syariat. Di dalamnya tampak bagaimana negara dapat berperan sebagai “paduka raja modern”, perusahaan sebagai “tuan tanah”, dan masyarakat diperlakukan layaknya “hamba sahaya”. Namun sejarah selalu memperlihatkan tidak ada penindasan yang tidak melahirkan perlawanan.
Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kajian sejarah agraria, studi konflik, hingga analisis hubungan negara–masyarakat. Lebih dari itu, semoga karya ini menjadi ruang refleksi bersama tentang bagaimana pembangunan seharusnya ditempatkan—bukan sebagai alat dominasi yang menyingkirkan, tetapi sebagai jalan yang searah dengan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.


