Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u1576178/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

ENSIKLOPEDIA TRADISI LALO’A MODEL PELESTARIAN PERIKANAN BERKELANJUTAN PADA WILAYAH KOSERVASI TAMAN NASIONAL WAKATOBI

Judul: Ensiklopedia Tradisi Lalo’a: Model Pelestarian Perikanan Berkelanjutan pada Wilayah Konservasi Taman Nasional Wakatobi

Penulis: Sumiman Udu,  Alias, Umar Ode Hasani, La Ali

Editor:

Muh. Rusdin

Penerbit : 

Oceania Press

Jumlah Halaman: 317

Ukuran : 15 x 23 cm

Harga : Rp. 300.000

ISBN : dalam proses

Pemesanan: e-mail: oceaniapress@gmail.com/ WA:081232972949/081245935975

 

Sinopsis

ENSIKLOPEDIA TRADISI LALO’A: Model Pelestarian Perikanan Berkelanjutan pada Wilayah Konservasi Taman Nasional Wakatobi

Laut bukan sekadar ruang hidup bagi masyarakat Wakatobi, melainkan juga ruang pengetahuan, ruang budaya, dan ruang peradaban. Di tengah berbagai tantangan modern, mulai dari eksploitasi sumber daya laut, perubahan iklim, hingga tekanan ekonomi global, masyarakat adat Liya di Wakatobi masih mempertahankan sebuah sistem pengetahuan lokal yang dikenal sebagai Tradisi Lalo’a.

Buku Ensiklopedia Tradisi Lalo’a menghadirkan dokumentasi komprehensif mengenai sejarah, filosofi, nilai-nilai budaya, kelembagaan adat, praktik pengelolaan sumber daya laut, serta berbagai bentuk kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Wakatobi. Tradisi ini tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan laut, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem demi keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.

Melalui pendekatan multidisipliner yang memadukan antropologi, etnografi, ekologi, sejarah, dan kajian kebijakan lingkungan, buku ini menjelaskan bagaimana sistem adat mampu menjadi instrumen konservasi yang efektif. Salah satu fokus utama pembahasan adalah pengelolaan sumber daya perikanan, khususnya ikan baronang (Siganus sp.), yang menjadi bagian penting dari kehidupan ekonomi dan budaya masyarakat pesisir Wakatobi.

Ensiklopedia ini juga menguraikan hubungan antara pengetahuan lokal dan pengelolaan kawasan konservasi modern, memperlihatkan bahwa keberhasilan pelestarian lingkungan tidak hanya bergantung pada regulasi negara, tetapi juga pada keberadaan nilai-nilai budaya yang hidup dan dipraktikkan oleh masyarakat.

Lebih dari sekadar dokumentasi budaya, buku ini menawarkan sebuah model pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal yang relevan bagi Indonesia dan dunia. Di dalamnya tersimpan pelajaran penting bahwa menjaga laut bukan hanya tentang melindungi sumber daya alam, melainkan juga menjaga identitas, sejarah, dan masa depan sebuah peradaban maritim.

Lalo’a adalah warisan pengetahuan laut masyarakat Wakatobi. Ia mengajarkan bahwa keberlanjutan lahir dari harmoni antara manusia, adat, dan alam. Buku ini menjadi rujukan penting bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, pengelola kawasan konservasi, pembuat kebijakan, dan seluruh pihak yang peduli pada masa depan laut Indonesia.